RotasiSultra.com – Pemerintah Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyiapkan lahan baru seluas 2 hektare untuk mendukung program ketahanan pangan melalui penanaman padi gogo dan berbagai komoditas pertanian lainnya.
Kegiatan pembukaan dan penyiapan lahan dipusatkan di Desa Walasolo, pada Jumat (24/10/2025). Program ini dipimpin langsung oleh Camat Asera, Aswar Amiruddin, SH., M.M., bersama staf pemerintahan kecamatan serta masyarakat setempat, dengan semangat gotong royong demi memastikan keberhasilan program.
Menurut Camat Asera, pembukaan lahan baru ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara terkait penguatan ketahanan pangan di seluruh kecamatan.
“Untuk Kecamatan Asera, lahan yang kami siapkan seluas dua hektare dan dibuka secara bertahap. Lokasinya berada di wilayah Desa Walasolo. Lahan tersebut merupakan lahan masyarakat yang dipinjamkan kepada pemerintah kecamatan untuk kepentingan bersama,” jelas Aswar Amiruddin.
Ia menambahkan, di lahan tersebut tidak hanya akan ditanami padi gogo, tetapi juga cabai, tomat, sayur-mayur, serta tanaman tumpang sari dan tanaman jangka panjang seperti kelapa sawit
Lebih lanjut, Aswar mengungkapkan bahwa pemerintah kecamatan merencanakan penanaman perdana pada awal bulan Desember 2025. Saat ini pihaknya tengah memaksimalkan waktu untuk mematangkan persiapan, agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan memberi hasil optimal.
“Kita targetkan awal Desember sudah dilakukan penanaman perdana. Semua sedang kita siapkan dengan matang, dan kami agendakan kegiatan tersebut akan dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Utara beserta para stakeholder terkait,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa bibit tanaman telah disiapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara melalui Bupati dan Wakil Bupati, serta mengimbau masyarakat agar tidak ada lagi lahan yang dibiarkan nganggur.
“Semua lahan harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung ketahanan pangan, sesuai arahan pimpinan daerah,” tegasnya.
Program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi pangan, sekaligus mengoptimalkan lahan kering agar lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.












