Pemdes Sari Mukti Bentuk Pengurus Baru BUMDes “Tumbuh Segar”, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

 

 

Konut-Rotasisultra -com-Pemerintah Desa (Pemdes) Sari Mukti, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut), menggelar musyawarah khusus dalam rangka pembentukan pengurus baru Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Selasa (28/10/2025).

“Tumbuh Segar”.Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sari Mukti tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kelompok tani, hingga Tim Penggerak PKK Desa Sari Mukti beserta anggotanya.

“Musyawarah khusus ini merupakan langkah strategis Pemerintah Desa untuk memperkuat struktur kelembagaan BUMDes sebagai pilar utama dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Sari Mukti, Antonius Baunsele, S.H., menegaskan pentingnya peran BUMDes sebagai instrumen penggerak ekonomi desa yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan terbentuknya kepengurusan baru BUMDes, kita berharap akan muncul semangat baru yang dapat membawa dampak positif terhadap peningkatan perekonomian desa. BUMDes harus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha-usaha produktif yang berkelanjutan,” ujar Antonius Baunsele dalam sambutannya.

“Lebih lanjut, Kepala Desa sari Mukti Antonius Baunsele,SH,menjelaskan mengenai kebijakan pengalokasian 20 persen dana ketahanan pangan yang menjadi fokus utama dalam pembangunan ekonomi berbasis kebutuhan pokok masyarakat. Ia menegaskan bahwa pengelolaan dana tersebut diarahkan pada sektor-sektor prioritas seperti padi, jagung, umbi-umbian, telur, dan ikan sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan lokal.

“Ketahanan pangan menjadi hal yang sangat penting, karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, kita memfokuskan penggunaan dana pada komoditas pokok yang dapat mendukung keberlanjutan pangan di desa ini. Hal tersebut juga telah sesuai dengan regulasi dan arahan pemerintah yang berlaku,” tambahnya.

“Sementara itu, Ketua BPD Sari Mukti, M. Nur Said, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah tersebut. Ia berharap, dengan terbentuknya pengurus baru, BUMDes “Tumbuh Segar” dapat lebih inovatif dan adaptif terhadap dinamika ekonomi masyarakat desa.

“Kami dari BPD memberikan dukungan penuh terhadap terbentuknya pengurus baru ini. Harapan kami, BUMDes ‘Tumbuh Segar’ mampu menjadi wadah kreativitas masyarakat desa, melahirkan inovasi usaha, dan meningkatkan taraf hidup warga melalui kegiatan ekonomi produktif,” tutur M. Nur Said.

“Setelah melalui proses musyawarah mufakat, peserta rapat resmi menetapkan susunan kepengurusan BUMDes Tumbuh Segar Desa Sari Mukti periode 2025–2030, yakni Ketua Simpianus Djuang, S.Ag Sekretaris Laode Udin

Bendahara Saptini

“Kepengurusan ini diharapkan mampu bekerja secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan serta pemberdayaan masyarakat desa. BUMDes “Tumbuh Segar” juga diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal, seperti pertanian, perikanan, dan usaha kecil menengah berbasis sumber daya desa.

“Selain pembentukan pengurus, forum musyawarah juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola BUMDes melalui mekanisme akuntabilitas, pelaporan keuangan yang terbuka, serta peningkatan kapasitas pengurus melalui pelatihan manajemen usaha desa. Pemerintah Desa berkomitmen mendukung penuh langkah-langkah strategis BUMDes untuk menjadi lembaga ekonomi yang mandiri dan berdaya saing.

“Kepala Desa Antonius Baunsele menegaskan bahwa BUMDes tidak hanya menjadi lembaga pengelola keuangan desa, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yang menumbuhkan semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi.

“Keberadaan BUMDes bukan sekadar program administratif, tetapi merupakan simbol kemandirian desa. Kita ingin masyarakat Sari Mukti menjadi pelaku ekonomi di tanahnya sendiri, tidak hanya menjadi penonton. Dengan kerja sama dan komitmen, kita bisa menjadikan BUMDes ‘Tumbuh Segar’ sebagai model ekonomi desa yang berkelanjutan,” pungkasnya.

“Kegiatan musyawarah berlangsung dalam suasana tertib dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta berharap, pengurus baru BUMDes dapat segera menyusun program kerja yang realistis dan berdampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat sektor pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Sari Mukti.

  1. “Dengan terbentuknya kepengurusan baru BUMDes “Tumbuh Segar”, Desa Sari Mukti menapaki babak baru dalam pengelolaan ekonomi berbasis potensi lokal. Pemerintah Desa optimis, sinergi antara pengurus BUMDes, pemerintah, dan masyarakat akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan desa yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.,”Tutupnya Sari Mukti. (RN)