Mobil Truk Baku Kejar Angkut Timbunan di Jalan Raya RS Konut, Jalan Berdebu Masyarakat Mengeluh Kontraktor Cuek Meski Sudah Ditegur

 

KONAWE UTARA-Rotasisultra com- Proyek penimbunan lapangan Rumah Sakit Konawe Utara jadi biang kerok polusi debu dan Puluhan mobil truk pengangkut material seenaknya melintas di jalan raya, bahkan sempat “baku kejar” di tengah jalan umum, Rabu/13/05/2026.)

Pantauan di lokasi, truk-truk bermuatan tanah timbunan keluar-masuk proyek tanpa ditutup terpal. Akibatnya, debu beterbangan sepanjang jalan menuju RS Konut. Warga sekitar, pengguna jalan, hingga pasien yang mau berobat mengeluh sesak napas dan pandangan terganggu.

“Ini bahaya. Truknya ngebut, saling kejar di jalan raya. Debunya tebal sekali sampai rumah kami putih semua. Anak-anak batuk terus,” ujar, warga Desa, yang tinggal 200 meter dari proyek,

Kontraktor Dianggap Bandel

Masyarakat mengaku sudah menegur pihak kontraktor agar menyiram jalan setiap jam kerja. Tapi sampai sekarang, tidak ada penyiraman. Mobil water tank hanya terlihat sekali saat ada sidak.

“Sudah ditegur sama masyarakat beberapa kali diingatkan, tapi tetap saja. Mereka kerja seenaknya, tidak peduli warga. Kalau hujan tambah para lagi licin,sekarang musim kemarau, debu ini berhamburan.

Rawan Kecelakaan & Langgar Aturan

Aksi truk yang saling kejar di jalan raya juga rawan kecelakaan. Padahal jalan tersebut akses utama menuju rumah sakit.

Sesuai Permen PUPR No. 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Keselamatan Konstruksi, kontraktor wajib melakukan pengendalian debu dan memastikan kendaraan tidak mengganggu lalu lintas umum. Pelanggaran bisa berujung sanksi penghentian pekerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor pelaksana proyek penimbunan lapangan RS Konut belum bisa dikonfirmasi. Nomor telepon yang beredar tidak aktif.

Laporan:Ridwan