KONAWE UTARA-Rotasisultra com- Bupati Kabupaten Konawe Utara (Konut), H. Ikbar, SH., MH.melantik dan mengambil sumpah pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Administrator, Pejabat, dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Rabu (18-02-2026).
Momen pelantikan yang dilaksanakan di Aula Laika Konasara tersebut menandai tepat satu tahun kepemimpinan Bupati H. Ikbar,SH.MH, bersama Wakil Bupati H.Abuhaera, S.Sos., M.Si.
Pelantikan oleh sejumlah Eselon II, III, dia IV juga menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur birokrasi di lingkungan Kabupaten Konawe Utara.
Khususnya yang mengisi sejumlah jabatan strategis Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengoptimalkan pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.
Pelantikan dan pengambilan sumpah telah sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan, dan Telah Memperoleh Persetujuan Teknis Bkn Nomor 09435/R-Ak.02.03/Sd/F/2026 Tanggal 10 Februari 2026 Perihal Rekomendasi Hasil Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Di Kabupaten Konawe Utara Dalam Rangka Rotasi/Mutasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Terhadap 19 Orang Berdasarkan Uji Kompetensi.
Bupati Ikbar dalam sambutannya mengatakan, momentum pelantikan merupakan peristiwa penting dalam perjalanan pengabdian sebagai Aparatur Sipil Negara. Menurutnya, momen tersebut bukan hanya menerima jabatan, tetapi menerima amanah, dan amanah itu disertai sumpah di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.
Ikbar membeberkan, bahwa jabatan yang di emban setelah dilantik bukanlah bentuk penghargaan pribadi, melainkan tanggung jawab besar. Menurutnya, para pejabat yang dilantik tidak hanya bekerja atas nama organisasi perangkat daerah, tetapi bekerja membawa nama pemerintah daerah, membawa nama negara, dan membawa harapan masyarakat.
“Di mata masyarakat, saudara adalah pemerintah itu sendiri. Cara saudara berbicara, melayani, mengambil keputusan, bahkan sikap sehari-hari saudara akan menjadi ukuran hadir atau tidaknya negara bagi rakyat. Olehnya itu saya mengingatkan, inti dari jabatan ini adalah pelayanan,” tegasnya.
Ikbar meminta, agar dalam menjalankan tugas, seluruh pejabat yang dilantik benar-benar menanamkan dalam diri nilai dasar ASN, yaitu BerAKHLAK. Nilai tersebut bukan slogan, tetapi pedoman perilaku.
Pasalnya, jabatan bukan tempat belajar dari nol. Saudara harus terus meningkatkan kapasitas, memahami aturan, memahami data, dan memahami masalah. ASN harus bekerja dengan pengetahuan, bukan sekadar kebiasaan,” beber
“Saya ingin menegaskan satu hal penting, yaitu Integritas adalah fondasi utama birokrasi. Tanpa integritas, kemampuan tidak akan berarti. Tanpa integritas, jabatan hanya akan melahirkan masalah. Setiap tanda tangan saudara adalah keputusan negara. Setiap penggunaan anggaran adalah amanah rakyat.
Laporan: Ridwan












